SEBUAH WASIAT

24 03 2008

Ali bin Abi Thalib Karramallahu Wajhahu berwasiat

“Janganlah engkau tergolong dari orang yang berkata
dengan perkataan para zahid (yang tidak suka dunia),
dan bekerja dengan pekerjaan orang serakah. Suka
kepada orang shaleh tapi tidak mengerjakan pekerjaan
mereka. Benci kepada pelaku dosa tapi termasuk salah
seorang dari mereka.

Kalau sehat ‘ujub pada diri sendiri, dan kalau diuji
cepat patahati. Kalau menderita musibah, berdoa dengan
terpaksa, dan Kalau mendapat karunia berpaling dan
menyombongkan diri.

Dirinya ditundukkan oleh persangkaannya, bukan oleh
keyakinannya. Bercerita tentang ibrah akan tetapi
tidak menjadikannya sebagai ibrah. Banyak mengunyah
petuah, namun tidak dijadikan sebagai petuah.
Kata-katanya dijadikan dalil tetapi perbuatannya
bertentangan dari itu.

Membesar-besarkan dosa orang lain dan meremehkan
dosanya sendiri. Membangga-banggakan ketaatan dirinya
dan tidak menilai ketaatan orang lain. Senang
mengumpat orang, dan kerjanya berpura-pura. Senang
berfoya-foya dengan orang-orang kaya, dan tidak suka
berdzikir dengan orang-orang fakir miskin.

Suka membenarkan diri sendiri dan selalu menyalahkan
orang. Selalu melanggar dan menuntut penepatan,
padahal dia sendiri tidak pernah menepati janji. Takut
kepada makhluk tidak demi Robbnya, dan tidak Robbnya
demi makhluk-Nya.”

sumber: Hiburan Orang Mukmin 2





ISLAM DAN PENDIDIKAN

18 03 2008

Pendidikan adalah sebuah media bagi terjadinya transformasi nilai dan ilmu yang berfungsi sebagai pencetus corak kebudayaan dan peradaban manusia. Pendidikan bersinggungan dengan upaya pengembangan dan pembinaan seluruh potensi manusia (ruhaniah dan jasadiyah) tanpa terkecuali dan tanpa prioritas dari sejumlah potensi yang ada. Dengan pengembangan dan pembinaan seluruh potensi tersebut, pendidikan diharapkan dapat mengantarkan manusia pada suatu pencapaian tingkat kebudayaan yang yang menjunjung hakikat kemanusiaan manusia. Read the rest of this entry »





Mencari Format Pendidikan Ideal

18 03 2008

Ilmu membuat orang jadi pandai, teknologi memberi kemudahan, namun semuanya tidak membawa bahagia dan hanya sepi dan kengerian yang terbayang. Kenyataan terjadinya hal itu adalah karena masing-masing pengetahuan itu terpisah satu sama lain. Ilmu terpisah dari moral, moral terpisah dari seni, senipun terpisah dari ilmu. Pengetahuan kita hanya memiliki sepotong-sepotong, tidak utuh. (Jujun S. Sumantri, 1992) Read the rest of this entry »





Selamat jalan saudaraku…Selamat atas Kematianmu yang Indah

7 03 2008

Beberapa hari yang lalu, sms masuk ke hp suami yang memberitakan meninggalnya seorang teman kami, Ahmad Fauzi Albunsa. Spontan kami berusaha menghubungi pengirim yang nomornya belum dikenali untuk mengetahui lebih dalam kebenaran berita tersebut. Maklum, fauzi dulu pernah menjabat sekretaris umum saat suami saya menjadi ketua umum di UKM kerohanian Kampus (LDK di masjid kampus). Di samping itu, almarhum pernah menjadi anggota divisi saya (Laporan Utama) saat di koran kampus. Seperti tak percaya, seorang teman yang begitu dekat secepat itu meninggalkan kami. Seakan baru kemarin kami berdiskusi dan bergurau dengannya. Fauzi memang kami kenal sebagai sosok yang cerdas tetapi humoris. Read the rest of this entry »